Aplikasi-Android-dan-iOS-Melacak-&-Mengirim-Data-Walau-Sudah-Dihapus

Aplikasi Android dan iOS Melacak & Mengirim Data Walau Sudah Dihapus

 

Seperti dilansir oleh Bloomberg, beberapa aplikasi Android dan iOS mungkin menggunakan push notifications secara diam-diam untuk melacak dan mengirim data Anda walaupun aplikasi yang ada di ponsel sudah dihapus. Anda akan tetap diawasi walau Anda adalah mantan pengguna aplikasi yang anda hapus/uninstall dan perilaku ini diduga melanggar kebijakan Apple dan Google. Jadi jika aplikasi yang Anda hapus minggu lalu tiba-tiba muncul di mana-mana, itu mungkin bukan kebetulan. Tentunya pelacakan ini dilakukan untuk menargetkan pengguna dengan iklan, meskipun penyedia layanan atau pengembang aplikasi mengklaim fungsi ini dirancang untuk keperluan pengembangan dan perubahan aplikasi.

Kami belum dapat menemukan bagian yang tepat dari kebijakan Google untuk pengembang aplikasi mengenai perilaku ini yang diduga sebagai pelanggaran, meskipun ada beberapa kebijakan API yang yang kemungkinan dapat disembunyikan untuk dilanggar. Kepada Bloomberg CEO Branch Metrics Inc. Alex Austin mengatakan bahwa itu adalah pelanggaran, dan terlepas dari kebijakan Google, dia berpikir (dan kami setuju) bahwa, “biasanya hanya samar untuk melacak orang di internet setelah mereka memilih untuk tidak menggunakan produk Anda”. Seraya menambahkan bahwa ia mengharapkan Apple dan Google untuk segera menghentikan praktik tersebut. Apple dan Google menolak untuk berkomentar.

Bloomberg mendaftar serangkaian perusahaan yang merancang solusi yang mencakup perilaku pelacakan push notifications secara diam-diam ini, dan menemukan bahwa pelanggan untuk perusahaan-perusahaan ini termasuk T-Mobile, Spotify, Yelp, dan perusahaan induk Bloomberg sendiri.

Pada tingkat teknis, pelacakan beroperasi dengan melakukan ping aplikasi melalui push notifications secara diam-diam pada interval tertentu dan mencatat ketika setiap perangkat tidak lagi menanggapi permintaan tersebut. Dengan memasukkan dan merekam ID iklan unik dengan data tersebut, secara hipotetis dapat melacak dan menargetkan perangkat tersebut dengan iklan berikutnya.